SELAMAT DATANG

LOGO KEBESARAN IRM

SELAMAT DATANG DI WEBSITE PIMPINAN DAERAH IKATAN REMAJA MUHAMMADIYAH KAB. PEKALONGAN

MAAF Website ini masih dalam perbaikan, silakan teman teman bisa datang lain kali….kalo ada saran dan kritik kirim ke email gigihsetianto@yahoo.co.id

23 Tanggapan

  1. Websitenya masih perlu banyak perbaikan, Insya Allah saya siap bantu

  2. DIALEKTIKA GERAKAN IRM MENYONGSONG MASA DEPAN
    Oleh : Muhammad Nasridini
    PENDAHULUAN
    Tiada suatu yang pantas diucap oleh lisan, terbayang oleh pikiran dan terpendam dalam jiwa selain rasa syukur yang mendalam kehadirat-Nya semata. Senandung sholawat serta salam semoga senantiasa kita lantunkan pada junjungan besar kita Muhammad Sholallahu’alaihi wa sallam serta kepada keluarga, sahabat serta para remaja yang selalu beristiqomah meneruskan perjuangan suci beliau hingga akhir zaman nanti.
    Remaja merupakan fase pertumbuhan yang unik dalam sebuah kehidupan. Karena pada tahap inilah manusia mengalami banyak perubahan dalam hidupnya. Pada tahap ini pula biasanya manusia menghadapi masa-masa yang labil dalam menjalani hidup. Keunikan yang kemudian muncul adalah bahwa saat banyak manusia labil yang bingung mencari jalan keluar, ada orang-orang pilihan yang telah menemukan jalan hidupnya. Para remaja yang telah mengikrarkan hidupnya untuk tertib beribadah, tertib belajar dan tertib berorganisasi. Ya, ternyata IRM adalah sebuah pilihan utama bagi remaja (dan pelajar) untuk keluar dari kelabilan. Nama Muhammadiyah di belakang IRM memang seharusnya mampu menggerakkan para aktivis IRM keluar dari jalan para remaja umumnya yang jauh dari nilai-nilai Islam. Dari aqidah yang rusak kepada tauhid yang hanif. Dari budaya-budaya hedonis yang identik dengan remaja kepada budaya-budaya Islami tapi tetap kreatif.
    Sebagai gerakan yang universal bidang garapnya, IRM perlu merumuskan secara konkrit gerak langkahnya. IRM harus menyadari bahwa zaman semakin melaju dan takkan pernah berhenti walau sejenak. Sebagai sebuah gerakan yang sudah banyak makan asam garam perjuangan, IRM seharusnya dapat melihat ke belakang tentang apa yang telah dikerjakan. Bukan untuk sekadar bernostalgia atau berkubang pada romantisme masa lalu, namun lebih pada penilaian-penilaian. Tentunya ada banyak hal yang dapat kita teladani dari para pendahulu kita. Dan bukan tidak mungkin apa yang telah diperjuangkan dan dilakukan oleh mereka dapat kita pakai saat ini walau dengan bahasa yang berbeda.
    Menghadapi tantangan masa depan yang semakin komplek dan tak berkesudahan, ada kaidah menarik yang dapat kita ambil dari para pejuang Islam terdahulu yang dapat kita ambil pelajaran. Perhatikan terjemah QS. At Taubah : 100 berikut : “Orang-orang yang terdahulu lagi pertama-tama (masuk Islam) diantara orang-orang Muhajirin dan Anshar serta orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridho kepada mereka dan merekapun ridho kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai didalamnya, mereka kela didalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar.”
    Juga perhatikan sabda Nabi dalam sebuah haditsnya : “Sebaik-baik manusia adalah (orang yang hidup) pada masaku ini (sahabat), kemudian sesudahnya (tabi’in) kemudian sesudahnya (tabi’ut tabi’in). (HR Bukhari Muslim)
    Dari kaidah yang diambil dari ayat dan hadits tersebut, makalah ini sengaja mengulas dan memberikan alternatif gerakan IRM baik dibidang keislaman, sosial, politik, maupun kebudayaan dengan menitik beratkan nilai-nilai Islam dan Muhammadiyah didalamnya.
    A. IRM sebagai gerakan keislaman
    IRM adalah gerakan Islam. Saat kita berbicara tentang gerakan Islam dalam IRM, tidak bisa tidak kita juga harus membicarakan Muhammadiyah sebagai gerakan induknya. Karena jika IRM ingin mencapai kejayaan dan menyongsong tantangan zaman yang selalu akan muncul, maka kita harus melihat apa yang dilakukan oleh para pendahulu kita juga.
    Muhammadiyah dibangun oleh Ahmad Dahlan rahimahulloh sebagai hasil konkrit dari pendalaman beliau terhadap Al Qur’an. Faktor inilah yang seharusnya diteladani oleh IRM, karena faktor inilah yang sebenarnya menjadi faktor utama yang mendorong berdirinya Muhammadiyah. Sedangkan faktor lain hanyalah penunjang saja.
    Dari latar belakang Muhammadiyah yang diilhami, dimotivasi dan disemangati oleh ajaran-ajaran Al Qur’an, IRM sebagai gerakan keislaman dibawah Muhammadiyah seharusnya tidak ada motif lain kecuali semata untuk merealisasikan prinsip ajaram Islam yang bersumber dari Al Qur’an dan As Sunah.
    Sebelum IRM mengamalkan prinsip-prinsip Al Qur’an dalam gerakannya tentunya IRM harus mendalami nilai-nilai ajaran Islam itu dengan mengkajinya secara intensif. Karena hal ini sesuai dengan prinsip “Al’ilmu qobla kalam wa ‘amal”. Setelah Islam dikaji tentu tidak berhenti sampai disini, akan tetapi sebagai gerakan Islam, IRM melalui para aktivisnya tentu harus membumikan nilai-nilai Islam dalam kesehariannya dengan prinsip Islam sebagai rahmat bukan sebagai laknat bagi alam. Sehingga aktivis IRM benar-benar dapat dibedakan kualitas keislamannya dengan gerakan lain. IRM bisa bergerak di tengah, yakni tegas dalam bersikap namun santun dalam bertindak.

    B. IRM sebagai gerakan sosialkemasyarakatan
    Sebagai gerakan sosial, IRM mempunyai tugas utama yaitu kritis terhadap realitas sosial yang ada. IRM harus gigih memperjuangkan hak-hak masyarakat (utamanya remaja dan pelajar) yang terabaikan. Kalau mungkin timbul masyarakat yang kacau balau, kocar-kacir, tindas menindas, peras-memeras, masing-masing sewenang-wenang. Bukan hal yang mustahil kalau kita menginginkan adanya masyarakat sejahtera, aman, damai dan makmur. Itulah yang harus diperjuangkan oleh IRM sebagai gerakan sosial tanpa harus melepaskan diri dari hukum-hukum Allah yang sebenar-benarnya, lepas dari pengaruh setan dan hawa nafsu.

    C. IRM sebagai gerakan politik kerakyatan
    IRM sebagai gerakan politik. Disini IRM harus bisa menempatkan posisinya dengan baik. Bukan untuk berpolitik praktis namun tetap harus punya posisi strategis dalam berjuang dan bergerak bersama rakyat.
    Remaja dan pelajar adalah bagian tak terpisahkan dari komponen rakyat dalam sebuah negara. Namun, pelajar dan remaja seringkali terpinggirkan dan dianak tirikan oleh para pengambil kebijakan. Persoalan anggaran pendidikan yang tidak maksimal adalah salah satu bukti konkrit yang tidak dapat disangkal, bahwa pelajar masih menempati posisi, dibawah dalam pandangan pemerintah kita.
    Disinilah dibutuhkan peran strategis yang harus diperankan IRM. Pelajar yang selama ini masih menjadi pihak yang terdholimi harus diselamatkan. Pelajar yang selama ini dijadikan sebagai objek pendidikan harus diangkat dan disejajarkan posisinya dengan sujek pendidikan lainnya.
    IRM sebagai salah satu gerakan pelajar perlu memunculkanperan politik pelajar dan remaja yang selama ini terkurung dan terpenjara. Disini IRM harus menjadi organisasi yang dapat mempengaruhi kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada rakyat pelajar dan remaja. Disamping itu, kiranya IRM perlu memotivasi para pelajar dan remaja agar berani mengeluarkan pendapatnya dan melibatkan para pelajar untuk memperjuangkan hak-hak mereka yang belum terpenuhi.
    Ada satu hal penting yang perlu penulis sampaikan yaitu “Bahwa IRM merupakan gerakan Islam independen dan memiliki rumah sendiri yang tidak dapat dimasuki gerakan lain siapapun gerakan itu. Jadi sudah selayaknya independensi seperti itu dihargai oleh siapapun, lebih-lebih oleh sesama gerakan Islam”. Artinya bahwa IRM sebagaimana Muhammadiyah tidak berhubungan dengan organisasi politik manapun secara hirakri, walau secara demokratis IRM juga harus membebaskan para aktivisnya untuk menaiki kendaraan politik manapun. IRM tida kemana-mana tapi IRM ada dimana-mana. Dengan catatan mereka tidak menyamakan, meghimpitkan, apalagi simpatis dan mendukung paham organisasi lain (apalagi politik) ke dalam gerakan dan pergerakan IRM.

    D. IRM sebagai gerakan kebudayaan
    Pada tataran budaya, gerakan IRM dituntut untuk mentradisikan budaya kritis yang membebaskan dengan tetap terbingkai dengan nilai-nilai tauhid. IRM harus mampu menghapus budaya konsumtif, heronis dan ekpresi-ekpresi destruktif remaja. Dalam sisi ini, gerakan IRM harus memelopori penghapusan semboyan “Assubutu kadz dzahab” dan menggantinya dengan semboyan “Qulil haqqo walau kana murroh”. IRM sudah saatnya untuk membangun dan mengembangkan seni dan budaya yang membebaskan dan mempunyai semangat perlawanan terhadap kedholiman. Karena sesungguhnya nilai-nilai seni yang membebaskan tersebut sejalan dengan perjuangan Rosululloh. Keluarkan apa yang ada di dalam pikiran agar dapat diketahui dan mungkin dapat berpengaruh bagi semuanya. Hal itu dapat berwujud puisi, cerpen atau karya yang lainnya.

    PENUTUP
    Sungguh semboyan “Nun wal qolami wama yasthurun” yang dituangkan dalam maksud “terbentuknya remaja muslim yang berakhlaq mulia, berilmu dan terampil dalam rangka menegakkan dan menjunjung tinggi nilai-nilai ajaran Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya” dalam gerakan IRM untuk menghadapi tantangan zaman. Namun tentunya kita perlu mengaktualisasikannya dalam langkah-langkah yang lebih konkrit.
    Mungkin ini sebagian pikiran penulis yang diizinkan Allah untuk tertuang dalam tulisan, ada khilaf dan alpa dari saya pribadi. Koreksi yang membangun demi lebih baiknya makalah pada masa yang akan datang sungguh sangat saya harapkan.
    Ya Allah, karuniakanlah kepada kami keikhlasan, kebenaran dan keistiqomahan. Jauhkanlah kami dari segala kekeliruan, kesalahan dan kemalasan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Segala puji bagi Allah, Rabb sekalian makhluk. Wallahu’alam
    Nuun walqolami wama yasthuruun

    Sukoharjo, 3 Syawal 1428 H
    *) Disusun Oleh Anggota PD IRM Kab. Sukoharjo Sebagai Syarat Mengikuti TM III

  3. Assalamualaiukum wr.ww

    Terus maju ! Cukup lumayan situsnya.
    dan selamat bergabung di dunia maya.
    fastabiqul khoirot.
    http://www.faridakhwan.net

  4. Waalaikumussalam wrwb.
    Terima kasih ayahanda, semoga Kader IRM di Kabupaten Pekalongan bisa meneruskan perjuangan Ayahanda, kami selalu menunggu saran dan nasihat dari Ayahanda. Jaya Muhammadiyah

  5. Nah gini dong adik – adiku. Udah punya web sendiri. Berjuang terus demi Islam dan Bangun Muhammdiyah. Dari dulu sebenernya IRM pekalongan mau bikin web tapi ga jadi2. Dari mas Farrel dijepang

  6. majulah IRM.
    selamat berjuang demi mewujudkan manifesto Gerakan Kritis Transformatis,
    salam dari Kader IRM Jawa timur.
    berkunjung kerumah saya di http://ivanistyawan.blogspot.com/
    waslm

  7. ikrarkan bersama IRM BERJAYA!!!!!! selamat ats prestasinya sebagai PD IRM TERBAIK SE_JAWATENGAH semoga bisa ditingkatkan lagi! bentuk Cabang dan Ranting bru di pekalongan, dan perthnkan Cabang dan Ranting yng telah terbentuk, jangan sampe kita kecolongan kader.

  8. Assalamualaikum Wr.Wb
    Ipmawan-Ipmawati yang berbahagia…
    Bersyukur kepada Allah akhirnya PD IPM Kab. Pekalongan telah melaksanakan pelatihan kader Muda Taruna Melati II dari tanggal 21-24 desember 2008. Semoga dapat tercipta kader militan dambaan Muhammadiyah yang siap berjuang di Ikatan Pelajar Muhammadiyah.
    Besok 4 Januari 2009 ada follow up di Petungkriyono.
    SAATNYA PELAJAR MENGUKIR PRESTASI MEMBANGUN NEGERI
    Makin lama makin cinta
    Gigih Setianto (Ketua Umum Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan)

    • assalamu’alaikum, kaifa khaluk moga baik aja titip salam buat mas farel n kayaknya ane kenal beliau mungkin nama aslinya Heru dari IPM Cab. Wuled yang sekarang dijepang
      .ini alumni IPM 2004 – 2007 Ketum

  9. Mas farrel terima kasih atas perhatiannya, kalau boleh saya minta alamat emailnya njenengan yang aktif. terima kasih
    Gigih Setianto (Ketua Umum PD IPM Kab. Pekalongan)

  10. Nah kalo seperti ini kan jadi semangat ikut masuk di lnk kalian sa;lam ya dari ipmdemak

  11. Slam Dakwah dan Jihad….tidak ada Demokrasi dalam Memperjuangkan ISlam,,,Semuanya Itu BATHIL>>>>>>…………..

  12. hehee…..
    ya….met datang konco222…
    kanggomaz gi2h tahaks dah buatkan web utk irm. tapi untung kita punya web sendiri,jadibisa kirim2 pesan dari temen2PD IPM yang laen…
    nantiku publikasikan ke PD IPM yang laen.ok

  13. Assalamu’alaikum Wr.Wb.
    Selamat dan Sukses atas dilantiknya Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan 2009/2011.
    semoga Allah SWT meridloi perjuangan Ipmawan/Ipmawati. Wassalam

    Gigih Setianto (mantan ketua umum PD IPM Kab. Pekalongan)

  14. Selamat dan Sukses atas dilantiknya PD IPM Kab. Pekalongan periode 2009/2011, semoga Ipmawan/Ipmawati PD IPM Kab. Pekalongan senantiasa dalam lindungan Allah SWT. titip pesan untuk kabid ASBO, tolong komunitas GARISTEPI digerakkan. bidang ASBO adalah bidang yang paling menarik apabila dikelola dengan baik. SELAMAT BERJUANG!!!!!! (abdul sukur_mantan kabid ASB PD IPM kab. Pekalongan periode 2007/2009) sharing via sms ke 085647448372

  15. WORO – WORO
    bwt teman2 yang punya kresai usaha bisa di pasarkan dalam kegt IPM. terus untuk teman2 IPMAWATI yang punya PUISI, cerpen, ingin curhat masalah Organisasi bisa kirim Email ke Emailnya PD IPM KAB PEKALONGAN/ nuzulifah@rocketmail.com
    (bagi semua PD IPM andai aja ada kegt lebih besar lagi dari KSIP & TORSENI Misalnya REUNIAN EXTRA BESAR untuk PD yang dulu sampai sekarang he……he…………..🙂 )

  16. tolong Web, Blogspot, Email apa aja yang berhubungan dengan IPM di isi
    dan GARIS TEPI, maupun yang lain di isi :`(

  17. innalillahiwainna ilahi rojiun 3x, telah meninggal dunia ayahanda dari Ipmawan M.Nasyith faiqi tadi malam dan insya Allah akan dimakamkan pada hari ini tgl.12 Nop 2009 jam 13.00

  18. Assalamu’alaikum …
    Salam persahabatan dari kami IRM SMP Muhammadiyah Tersono Batang. Semoga semakin menambah rasa berjuang kita.
    http://www.smpmuhter.co.nr

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: